Yang Mulia “Toefl”

Besok adalah hari pertama kursus Toefl di kampus. Dan saya belom daftar. Hahhh!

Ada beberapa hal yang bentrok dalam diri saya untuk masalah standarisasi kemampuan berbahasa Inggris. Bagi yang masih kuliah di negeri ini, kayaknya harus menambah pengeluaran lebih untuk urusan standarisasi bahasa inggris.

Kalau dilihat lagi, apa gunanya kita harus menguasai bahasa inggris melebihi dari kita menguasai bahasa Indonesia? Sedangkan bahasa indonesia kita tidak pernah memiliki standar untuk diujikan???

Kenapa kalau Tugas akhir (Skripsi, thesis dll) kita ditulis dan dipresentasikan dalam bahasa Indonesia, kita harus mengikuti test standar Toefl diawal kuliah??

Apakah semua tulisan tugas akhir yang ditulis dalam bahasa Indonesia, sudah memenuhi standarisasi bhs Indonesia?

Semakin ruwet lagi pikiran saya, ada apa dengan pola pendidikan di negeri ini?

*ruwet*

*salahsendiri*

Jangan ikut2 saya yang lagi ruwet hehehe

Advertisement
This entry was posted in Opini. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s